10 Januari 2009

KEPUNAHAN SATWA



KEPUNAHAN

Kepunahan merupakan sesuatu yang sangat sering terjadi sekatang ini. Akibat ulah manusia banyak sekali makhluk hidup yang telah punah di dunia. Kepunahan dalam biologi berarti hilangnya keberadaan dari sebuah spesies atau sekelompok takson. Waktu kepunahan sebuah spesies ditandai dengan matinya individu terakhir spesies tersebut, walaupun kemampuan untuk berkembang biak tidak ada lagi sebelumnya. Tetapi dikarenakan wilayah sebaran sebuah spesies atau takson yang bisa sangat luas, sehingga sangat sulit untuk menentukan waktu kepunahan. Kesulitan ini dapat berujung kepada suatu fenomena yang dinamakan takson Lazarus, dimana sebuah spesies dianggap telah punah tetapi muncul kembali.

Contoh hewan yang telah punah:

Harimau Jawa yang telah punah tahun 1980-an.

Melalui proses evolusi, spesies yang baru muncul dari suatu mekanisme spesiasi (dalam bahasa Inggris: speciation) dimana jenis makhluk hidup baru muncul dan berkembang biak secara lancar bila mereka mempunyai ecology niche. Spesies akan punah bila mereka tidak bisa bertahan bila ada perubahan di ekologi mereka ataupun bila persaingan semakin ketat dari makhluk hidup lain yang lebih kuat. Umumnya, suatu spesies akn punah dalam waktu 10 juta tahun,dihitung dari permulaan kemunculannya. Beberapa spesies, biasanya juda disebut fosil hidup telah bertahan dan tidak banyak berubah selamaratusan juta tahun. Salah satu contoh fosil hidup adalah buaya.
 
Harimau Bali yang punah tahun 1937.

Sebelum manusia memenuhi muka bumi, laju kepunahan makhluk hidup cukup rendah, walaupun beberapa kepunahan massal telah terjadi sebelum itu. Sejak kira-kira 100.000 tahun yang lalu, seiring dengan laju populasi manusia yang semakin tinggi, laju kepunahan makhluk hidup menjadi sangat cepat, jauh lebih cepat dari kepunahan Cretaceous-Tertiary, yang terjadi sekitar 65.5 juta tahun yang lalu. Kepunahan ini dinamakan kepunahan Holocene, salah satu dari enam jenis kepunahan yang sudah diidentifikasikan sampai saat ini.

Sebagai manusia yang hidup di bumi, hendaknya kita ikut menjaga kelestarian beragam spesies hewan maupun tumbuhan di bumi. Karena adanya keragaman tersebut, maka kehidupan di bumipun ikut lestari dan seimbang. 

Janganlah kita menunggu untuk di suruh menjaga kelestarian bumi. Melainkan kita harus memiliki kesadaran diri untuk mulai peduli akan lingkungan dan habitat para hewan tersebut.

Dengan cara:

  • Tidak melakukan ilegal logging
  • Menjaga kelestarian lingkungan
  • Tidak membuang sampah sembarangan
  • Mulai melakukan penghijauan
  • Dan masih banyak lagi hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga lingkungan kita

WIDYA PUTRI AYUNINGTYAS

X6-38

Tidak ada komentar:

Posting Komentar